Kamis, 10 Mei 2012

Bukan Dia Tapi Aku.(BAB 11)


>>>>>>>>>>>>> TIME IS COME!!!
          Jam menuju angka 4. Udah tertampil di jam tangan Gold pinknya Cheril. Dia udah menunggu sesuai di mana Radit pengen Jemput.
                   “ mana dia!!”seru Cheril yang kemudian menatap lagi jam tangannya sambil mengigit bibirnya yang merah karena Lipblos. Tak lama dari kejauhan muncul mobil jeep, berwarna Abu-abu hasil modifan. Mobilnya sampai di depan cheril, cheril sempat ternga-nga melihat mobil yang bakalan mengangkut tubuhnya.
                   “ naik!” perintah Radit dari dalam. Cheril langsung aja main naik ke dalam mobil tapi sambil menggerutu.
                   “ bisa diem gak sih Cher?!”perintah Radit lagi.
                   “ kok pakek Jeep butut ini sih!!!” Seru Cheril dengan Kesal.
                   “ kenapa? Bauk yea???”tiba-tiba suara Farel nongol.
                   “ eh, ada kak Farel tooh,.. iya buanget! Jeep sapa seh ne?!” kata Cheril lagi sambil menyisihkan beberapa bungkus permen dan makanan berat lainnya kayak, Sterofom bekas nasi padang 2 bulan lalu(PARAHHHH!!==!).
                   “ ini, jeep dia!!”unjuk Radit pada Farel sambil menyetir Jeep.
                   “ pantesan, sesuai dengan orangnya..”kata Cheril dan kemudian melipat tangannya.
                   “ emang dia gimana Cher??”tanya Radit.
                   “ Ganteng,Imut,Lucu,Gokil,and Charming!!” celetuk Farel dengan Cepat dan itu memecahkan perseturuan mereka bertiga,.(ikutan! Ahahahahahaahahaha!)
                   “ Ganteng dari Septitank,Imut karena di gigit SEMUT!,Gokil tapi suka Ngupil and,...” cheril tak melanjujkan perkataannya lagi karena sudah melihat wajah Farel yang gak enak, tapi Radit mendesaknya untuk melanjutkannya. Gak terasa selama Cheril dan Radit membuat celetukkan untuk Farel, akhirnya Cafe di tuju sudah ada di depan mata. Ternyata Cafe favorit Radit dan Farel adalah Cafenya salah satu teman tersukses Farel, namanya Boni. Orangnya terkenal setelah berhasil membuat dosen di kampus terpesona dengan hasil karya masakannya yang sekarang menjadi THE BEST MENU di Cafe ini dan, cucoj banget untuk anak-anak muda.
                   “ pesen lemon tea, oranggo, Milkshake Bluberry!”kata Radit dan menyerahkan buku pesanan sama si pelayan yang gayanya Cool abis. Salah satu keunggulan di Cafe ini adalah, ya itu! Banyak Pelayannya yang ganteng-ganteng dan cantik-cantik. But ada peraturan yang tegas dari Atasan. Pelanggan dan Pekerja di larang memiliki hubungan lebih baik di luar pekerjaan sekaligus.
                   “ sekarang kita ngapain?”tanya Cheril sambil celengak-celinguk melihat sekeliling dimana banyak remaja-remaja seusia mereka yang asyik menghabiskan waktunya di Cafe yang unik ini.
                   “ ini pesanannya, enjoy it.!”kata sang pelayan yang berambut pirang, muka kayak model, dan tingginya semampai
                   “ thanks!”jawab mereka bertiga serempak dan kemudian menyedot minuman yang ada di depan mereka masing-masing.
                   “ fristly, aku mau minta maap sama,..kak Farel atas kejadian yang semalam,.”kata Cheril dengan agak malu-malu dan sedikit segan dengan Farel. Farel dan Radit mendongak langsung melihat pernyataan Cheril yang membuat mereka merasa tak percaya.
                   “ kok liatinnya gitu buanget!!”kata cheril sambil memukul pelan meja.
                   “ ha!! Hem, gak ada.. heran aja ngeliat loe, tumben-tumbenan mau minta maap sama orang,.”kata Radit main sosor kalimat aja.
                   “ kalau gue sih gak. Heran aja. Di balik kejailan loe, loenya masih mau mengakui segala kesalahan looe,.”kata Farel dan kemudian memain-mainkan pipetnya di gelas Lemon tea.
                   “ ouh. Gitu. Ya udah , maap di terima gak ini guys?”tanya Cheril sekali lagi. Farel dan Radit menerima, but sebenarnya Cheril sih gak ada salah sama Radit. Cuma supaya merata aja dan kalau pas tiba hari Raya gak repot lagi minta Maap(jadi istilahnya lebih baik mencicil dari sekarang!). mereka semakin banyak pembahasan. Dan itu membuat mereka lupa waktu dengan semuanya. Berkali-kali gonta-ganti pengunjung Cafe, tak juga mereka rasakan waktu cepat berlalu dan teriknya matahari sudah di ganti dengan sinarnya rembulan malam. Jam udah menunjukkan pukul 20.00. Cheril dari tadi udah agak risih dengan kulit yang udah agak lengket karena AC yang mungkin memindahkan beberapa Debu hingga hinggap ke Kulit.
                   “ kalian, gakk,..............................” kata Cheril melambat.
                   “ apa?! Gak pulang gitu??..”kata Radit menggertak.
                   “ iya. Ayo lah. Besok sekolah guys. Yuk..”Ajak Cheril dengan manja dan kemudian beranjak dari tempat duduknya.
                   “ halahh,.”kata Radit mendesah.
                   “ ya udah. Yoklah, besok gue juga mau Jogging dulu..”kata Farel menyusul Cheril.
                   “ loe anter dia gih, gue masih di sini mau enjoy dulu.. lagi nunggu orang.”kata Radit dengan masih bentah duduk santai.
                   “ nunggu orang? Serius loe??! Ya udah! Mana Kunci Jep nya..?”Pinta Farel dan kemudian Radit melempar kunci Jepnya.




To be Continued 

1 komentar:

  1. Ruth, lanjutannya mana lagi....????
    buruan aku mau baca nih lanjutannya!!!!
    kalau udah ada lanjutan tlng di mention ya lwt twitter aku.

    Kamsahamida.

    BalasHapus