->>>>
JOYFULL,.END(BRAKKKKKKKKKKKK).
Semenjak Cheril tinggal di komplek
ini, baru kali ini juga dia merasakan gimana nikmatnya pemandangan di sore hari
dengan Sunset yang indah. Cheril mengkayuh sepedanya yang merupakan pemberian
nyokapnya waktu dia ultah yang ke 15 tahun. Sampai sekarang masih terawat,
karena Cheril anaknya gak terlalu suka dengan Sepeda. Dengan berani memejamkan
mata melalui tiap butiran Kerikil yang sudah bercampur dengan Aspal, dia
menikmati sejuknya udara di sore hati itu. But tiba-tiba,.
“KRAKKKKKK,BRAKKKK!”
“ adouhhhhhhhhh! Mak ,.
SAKIT!!!” teriak seseorang dari sebelah Kiri.
“ kaki Gue,adah,adah,adah,..
Nyut!!nyutan!” keluh di sebelah kanan.
“ kepala gue?? Gak apa-apa
kan? Tangan gue??? Hah???!!!!!!!! LECET!!!!” teriak Cheril. Kemudian cheril
celengak-celenguk liat kiri dan kanan. Di sisi kanan ada Farel, disisi Kiri ada
Radit. Cheril kemudian bangun dan membenarkan sepedanya lalu berdiri bertolak
pinggang melihat dua orang bodoh di sore hari yang menabraknya. Rasanya air
panas yang baru saja di siram kan ke arah Cheril tak bisa di redam dengan
senyuman Es batu dari Farel dan Radit secara bersamaan, entah mereka senyumnya
ikhlas atau enggak. Jari telunjuk cheril bergerak menyuruh mereka berdua
bangun.
“ sori cher, ini ide gila
Radit,..”kata Farel menyanggah.
“ bukan!bukan! ini tantangan
dari Farel , suer deh!”kata Radit sambil memainkan tangannya lagaknya say
PEACE.
“ enak aja loe nuduh gue?!
Yang punya ide buat main sepeda siapa??!!”seru Farel yang tak mau di salahkan.
“ eh! Yang nantangin buat
balapan siapa?”tanya Radit.
“ eh.! Perasaan loe juga
nantangin gue tadi! Cuma guenya aja yang gak mau, terus loe kasih gue kayak
ledekan gitu jadinya gue,..”
“
STOPPPPPPPP!!!!! Kalian anggap apa Gue disini?!!! PENONTON?! Hah?!!. Malah
berantem lagi berdua!! Sekarang loe berdua salah!! You know?!” Seru Cheril
dengan penuh emosi dan campur aduk amarah yang tak dapat lagi di pendam.
“ i don’t know!” jawab Farel
dan Radit sempat-sempatnya dan ini membuat Cheril kehilangan kendali emosi.
“ Dari pada gue disini
bergaul sama orang bego gak penting kayak loe berdua, mending gue OUT!!!!” kata
Cheril dengan Jutek dan kemudian membawa sepedanya yang tak terlalu rusak.
“ yahh,..yah,.. dia malah
pergi.”kata Radit dengan amat di sayangkan.
“ ah. Padahal kan tadi Cuma
canda doang...”desah Farel. Lalu Farel teringat sejenak akan janjinya dengan
Cheril kalau mereka bakalan malam minggu.
“ ALAMAK!!! MAMPUS! Eh, gue
duluan yea!”kata Farel pada adiknya ini.
“ eh.. mau kemana loe?
Hah?!”tanya Radit dan kemudian berusaha memperbaiki rantai sepedanya yang sudah
copot.
“ mau nyusul Cheril!”kata
Farel.
“ pakek???”tanya Radit lagi
dengan otak DONGOLnya.
“ SEPEDA !!!! ahh! IQ loe
rendah banget sih!” Seru Farel lalu menggoet sepedanya dengan keadaan kaki yang
terluka. Cheril tak terkalahkan, dia menggoet sepedanya terus sampai dia sampai
di depan rumahnya. Farel tak mampu mengejarnya karena kakinya yang luka semakin parah. Akhirnya dia
memutuskan untuk pulang.
>>>>>>>>>>>>>>>>
OCEHAN MAGRIB X_X
Mama cheril langsung turun ke ruang
tamu saat mendapati Cheril sudah luka-luka dan dia sudah lemas serta wajahnya
pucat.
“ ya ampun sayang! Bentar
yea, mama ambilin minum dulu.”kata mamanya dan kemudian kembali membawa segelas
air putih.
“ luka kamu parah, mama ambil
kotak P3K dulu yea!..”kata sang mama. Cheril hanya terdiam melihat sang mama
yang mondar-mandir kayak setrikaan ngacir. Luka Cheril akhirnya di obati dan
kemudian Cheril di suruh istirahat sama mamanya di kamar. Cheril mau-mau aja
balik ke kamarnya, dia niat buat setel radio, tapi malas. Saat hendak menarik
selimutnya, Handphone berbunyi.
1 message *
From
: no name
Cher, ntar jd kn?
By Farel.
Replay
;
mw jd gmn? Bdn udh skit mwa!!!!
Ini gra2 xlan tw gg! X_X!
From
; No name
y. kk mnta maap. Yd. Sbgai tnda
mnta maap
kk dtg ke rmh kmu smbil jnguk kmu,.
Boleh?
Cheril terdiam
sejenak. “emp, kak farel mau datang?! Itu
berarti gue malam minggu ini gak sendirian donk.! Yessssssssssssss!! Eh, tapi
mama??? Arghhhhh!! Penghalang besar neh!. Tak lama kemudian sang mama
berteriak dari bawah.
“cher ,
mama pergi ya. Besok pulang.! Jaga diri baik-baik. Istirahat yang cukup ya
sayang,. Mama pergi!”kata mama cheril dan lalu diakhiri dengan bunyi pintu yang
keras. Cheril yang mendengarnya langsung berhip-hip hura sejenak. Tapi
ujung-ujungnya ngerasain rasa sakit tangannya.
Replay;
Ok! Dtg bwa mknn!
From;
No name
Seip! J
>>>>>>>>>> Ready???..
Farel
mondar-mandir buka lemarinya yang menurut pandangan adiknya, gak terlalu banyak
baju atau pakaian, tapi kualitas pakaian farel di atas rata-rata radit. Farel
itu orang nya fashionable buanget, dia itu termasuk orang yang pilah-pilih.
Radit yang hendak turun ke bawah kebetulan lewat dari kamar kakaknya bertekad
mampir sejenak.
“
wessshh! Mau pinang anak siapa malam ini???”tanya Radit hanya nongol setengan
badan.
“ haha.
Gue mau kerumah si Cheril. Mau jenguk dia.,”kata Farel sambil mencocok-cocokan
pakaian.
“ jiaah!
Mati gila.! Mau ke rumah orang aja kok Modis banget! Hayo, mau sekalian malam
minggu an yea?? Eh! Kaki loe kan belum sembuh, sok kuat banget loe?!”kata Radit
sedikit songong.
“ emang
gue kuat kan. Buktinya yang sampai rumah dengan keadaan luka siapa? Farel!”kata
Farel berbangga hati.
“ DASAR
NORAK! Banggain diri sendiri. Hishh!”kata Radit lalu turun.
“ Iri
nie,..hakhakhak!”kata Farel membalas. Radit menuruni anak tangga dengan
khayalan. Dia berpikir beruntung banget
kakak gue bisa gaet anak cewek di sekolah gue. Anak sekolah gue kan terkenal
dengan matrenya,terkenal pemilihnya dan terkenal orang kayanya, la gue???
Nasib,...nasib. tapi kok Cheril mau nyantol sama dia ya?.
“ jangan
melamun den, entar gak dapat pacar...”kata Bi minah.
“ huuu!
Si bibi, mitos lama itu ,..”kata Radit dan kemudian ngacir kedapur ambil
segelas susu dan setoples Kue kering di makan dah tuh di depan teras rumah
sambil main gitar. Farel keluar dengan pakaiannya yang modis sambil bersiul
santai.
“UMP!
Aroma parfumnya kayak gue kenal??!!”kata Radit sejenak dan mencium sekali lagi
aroma parfumnya. Dogy-dogy kesayangan Radit langsung datang dan mengong-gong.
“
heheehehe! Ehh diem loe Dogy!!”kata Farel.
“ Punya
gue kan! Wuahh, malam minggu gak modal banget loe! Entar gue bilangin ke Cheril
baru tau rasa loe!”kata Radit dengan agak sensian.
“ ah,
sama kakak sendiri gitu,.. pelit banget loe,..”kata Farel dan kemudian dia
pergi berlalu dengan sepeda motor kesayangannya.
“
hati-hati! Ada orang pacaran tabrak aja,!”kata Radit. Farel hanya tertawa
terbahak-bahak mendengar Radit yang mungkin tingkat ke-Stresannya meningkat.
Maklum, Kalau Farel keluar malam minggu kan biasanya ajak Radit. Itu jadi
kebiasaan semenjak Farel putus dari Andien, teman satu kuliahnya yang sudah
nikah sama Dosen muda di fakultasnya. Yeah, radit jadi pelampiasan deh, karena
gak ada teman buat malam mingguan.
“Apes,apes!
Ngeri idup gue,..!”desah Radit dan merenung.
_________________________To be continued