Jumat, 23 Maret 2012

Bukan Dia,Tapi aku.(BAB 6)


->>>> JOYFULL,.END(BRAKKKKKKKKKKKK).
          Semenjak Cheril tinggal di komplek ini, baru kali ini juga dia merasakan gimana nikmatnya pemandangan di sore hari dengan Sunset yang indah. Cheril mengkayuh sepedanya yang merupakan pemberian nyokapnya waktu dia ultah yang ke 15 tahun. Sampai sekarang masih terawat, karena Cheril anaknya gak terlalu suka dengan Sepeda. Dengan berani memejamkan mata melalui tiap butiran Kerikil yang sudah bercampur dengan Aspal, dia menikmati sejuknya udara di sore hati itu. But tiba-tiba,.
          “KRAKKKKKK,BRAKKKK!”
                   “ adouhhhhhhhhh! Mak ,. SAKIT!!!” teriak seseorang dari sebelah Kiri.
                   “ kaki Gue,adah,adah,adah,.. Nyut!!nyutan!” keluh di sebelah kanan.
                   “ kepala gue?? Gak apa-apa kan? Tangan gue??? Hah???!!!!!!!! LECET!!!!” teriak Cheril. Kemudian cheril celengak-celenguk liat kiri dan kanan. Di sisi kanan ada Farel, disisi Kiri ada Radit. Cheril kemudian bangun dan membenarkan sepedanya lalu berdiri bertolak pinggang melihat dua orang bodoh di sore hari yang menabraknya. Rasanya air panas yang baru saja di siram kan ke arah Cheril tak bisa di redam dengan senyuman Es batu dari Farel dan Radit secara bersamaan, entah mereka senyumnya ikhlas atau enggak. Jari telunjuk cheril bergerak menyuruh mereka berdua bangun.
                   “ sori cher, ini ide gila Radit,..”kata Farel menyanggah.
                   “ bukan!bukan! ini tantangan dari Farel , suer deh!”kata Radit sambil memainkan tangannya lagaknya say PEACE.
                   “ enak aja loe nuduh gue?! Yang punya ide buat main sepeda siapa??!!”seru Farel yang tak mau di salahkan.
                   “ eh! Yang nantangin buat balapan siapa?”tanya Radit.
                   “ eh.! Perasaan loe juga nantangin gue tadi! Cuma guenya aja yang gak mau, terus loe kasih gue kayak ledekan gitu jadinya gue,..”
                    “ STOPPPPPPPP!!!!! Kalian anggap apa Gue disini?!!! PENONTON?! Hah?!!. Malah berantem lagi berdua!! Sekarang loe berdua salah!! You know?!” Seru Cheril dengan penuh emosi dan campur aduk amarah yang tak dapat lagi di pendam.
                   “ i don’t know!” jawab Farel dan Radit sempat-sempatnya dan ini membuat Cheril kehilangan kendali emosi.
                   “ Dari pada gue disini bergaul sama orang bego gak penting kayak loe berdua, mending gue OUT!!!!” kata Cheril dengan Jutek dan kemudian membawa sepedanya yang tak terlalu rusak.
                   “ yahh,..yah,.. dia malah pergi.”kata Radit dengan amat di sayangkan.
                   “ ah. Padahal kan tadi Cuma canda doang...”desah Farel. Lalu Farel teringat sejenak akan janjinya dengan Cheril kalau mereka bakalan malam minggu.
                   “ ALAMAK!!! MAMPUS! Eh, gue duluan yea!”kata Farel pada adiknya ini.
                   “ eh.. mau kemana loe? Hah?!”tanya Radit dan kemudian berusaha memperbaiki rantai sepedanya yang sudah copot.
                   “ mau nyusul Cheril!”kata Farel.
                   “ pakek???”tanya Radit lagi dengan otak DONGOLnya.
                   “ SEPEDA !!!! ahh! IQ loe rendah banget sih!” Seru Farel lalu menggoet sepedanya dengan keadaan kaki yang terluka. Cheril tak terkalahkan, dia menggoet sepedanya terus sampai dia sampai di depan rumahnya. Farel tak mampu mengejarnya karena  kakinya yang luka semakin parah. Akhirnya dia memutuskan untuk pulang.

>>>>>>>>>>>>>>>> OCEHAN MAGRIB X_X
          Mama cheril langsung turun ke ruang tamu saat mendapati Cheril sudah luka-luka dan dia sudah lemas serta wajahnya pucat.
                   “ ya ampun sayang! Bentar yea, mama ambilin minum dulu.”kata mamanya dan kemudian kembali membawa segelas air putih.
                   “ luka kamu parah, mama ambil kotak P3K dulu yea!..”kata sang mama. Cheril hanya terdiam melihat sang mama yang mondar-mandir kayak setrikaan ngacir. Luka Cheril akhirnya di obati dan kemudian Cheril di suruh istirahat sama mamanya di kamar. Cheril mau-mau aja balik ke kamarnya, dia niat buat setel radio, tapi malas. Saat hendak menarik selimutnya, Handphone berbunyi.
                   1 message *
     From : no name
Cher, ntar jd kn?
By Farel.
     Replay ;
mw jd gmn? Bdn udh skit mwa!!!!
Ini gra2 xlan tw gg! X_X!
     From ; No name
y. kk mnta maap. Yd. Sbgai tnda mnta maap
kk dtg ke rmh kmu smbil jnguk kmu,.
Boleh?
     Cheril terdiam sejenak. “emp, kak farel mau datang?! Itu berarti gue malam minggu ini gak sendirian donk.! Yessssssssssssss!! Eh, tapi mama??? Arghhhhh!! Penghalang besar neh!. Tak lama kemudian sang mama berteriak dari bawah.
                   “cher , mama pergi ya. Besok pulang.! Jaga diri baik-baik. Istirahat yang cukup ya sayang,. Mama pergi!”kata mama cheril dan lalu diakhiri dengan bunyi pintu yang keras. Cheril yang mendengarnya langsung berhip-hip hura sejenak. Tapi ujung-ujungnya ngerasain rasa sakit tangannya.
                   Replay;
Ok! Dtg bwa mknn!
          From; No name
Seip! J

>>>>>>>>>> Ready???..
          Farel mondar-mandir buka lemarinya yang menurut pandangan adiknya, gak terlalu banyak baju atau pakaian, tapi kualitas pakaian farel di atas rata-rata radit. Farel itu orang nya fashionable buanget, dia itu termasuk orang yang pilah-pilih. Radit yang hendak turun ke bawah kebetulan lewat dari kamar kakaknya bertekad mampir sejenak.
                   “ wessshh! Mau pinang anak siapa malam ini???”tanya Radit hanya nongol setengan badan.
                   “ haha. Gue mau kerumah si Cheril. Mau jenguk dia.,”kata Farel sambil mencocok-cocokan pakaian.
                   “ jiaah! Mati gila.! Mau ke rumah orang aja kok Modis banget! Hayo, mau sekalian malam minggu an yea?? Eh! Kaki loe kan belum sembuh, sok kuat banget loe?!”kata Radit sedikit songong.
                   “ emang gue kuat kan. Buktinya yang sampai rumah dengan keadaan luka siapa? Farel!”kata Farel berbangga hati.
                   “ DASAR NORAK! Banggain diri sendiri. Hishh!”kata Radit lalu turun.
                   “ Iri nie,..hakhakhak!”kata Farel membalas. Radit menuruni anak tangga dengan khayalan. Dia berpikir beruntung banget kakak gue bisa gaet anak cewek di sekolah gue. Anak sekolah gue kan terkenal dengan matrenya,terkenal pemilihnya dan terkenal orang kayanya, la gue??? Nasib,...nasib. tapi kok Cheril mau nyantol sama dia ya?.
                   “ jangan melamun den, entar gak dapat pacar...”kata Bi minah.
                   “ huuu! Si bibi, mitos lama itu ,..”kata Radit dan kemudian ngacir kedapur ambil segelas susu dan setoples Kue kering di makan dah tuh di depan teras rumah sambil main gitar. Farel keluar dengan pakaiannya yang modis sambil bersiul santai.
                   “UMP! Aroma parfumnya kayak gue kenal??!!”kata Radit sejenak dan mencium sekali lagi aroma parfumnya. Dogy-dogy kesayangan Radit langsung datang dan mengong-gong.
                   “ heheehehe! Ehh diem loe Dogy!!”kata Farel.
                   “ Punya gue kan! Wuahh, malam minggu gak modal banget loe! Entar gue bilangin ke Cheril baru tau rasa loe!”kata Radit dengan agak sensian.
                   “ ah, sama kakak sendiri gitu,.. pelit banget loe,..”kata Farel dan kemudian dia pergi berlalu dengan sepeda motor kesayangannya.
                   “ hati-hati! Ada orang pacaran tabrak aja,!”kata Radit. Farel hanya tertawa terbahak-bahak mendengar Radit yang mungkin tingkat ke-Stresannya meningkat. Maklum, Kalau Farel keluar malam minggu kan biasanya ajak Radit. Itu jadi kebiasaan semenjak Farel putus dari Andien, teman satu kuliahnya yang sudah nikah sama Dosen muda di fakultasnya. Yeah, radit jadi pelampiasan deh, karena gak ada teman buat malam mingguan.
                   “Apes,apes! Ngeri idup gue,..!”desah Radit dan merenung.


_________________________To be continued

Tidak ada komentar:

Posting Komentar