>>>>>>>>>>>>
ON THE HOME.
Rasa lelah,Kantuk,dan capek campur
aduk semua di alami Cheril sekarang. Setelah selesai ganti pakaian dan Mandi,
Cheril turun kebawah dan menemui sang mama yang lagi asyik membaca majalah
Fashion di iringi musik Classic.
“ kamu kok lemes sih cher,.
Mana ada keturunan mama kayak kamu lemesnya,.”ledek sang Mama dengan wajah yang
serius.
“ capek mah, tadi pulang
sekolah jalan..”kata Cheril dan menaikkan lututnya ke kursi.
“ emp. Sama Radit ya?”tanya
sang mama dan menatap Cheril di seberang sofa.
“ ha??! Kok mama Tau?! Wuahh,
mama gak enak buanget sih! Mata-matain Cheril yea??!” seru Cheril dengan
ekspresi campur aduk.
“ haha! Tau donk, mama mu ini
kan bak sebuah GPS. Hehe. Tadi si Onggi sama yenita datang cariin kamu. Terus
mama bilang kamu gak ada dirumah, eh malah mereka berdua teriak serempak PASTI
JALAN BARENG RADIT!. Hah,.. kayak orang bego berdua..”kata sang mama dan
menyeruput cookies yang ada di meja.
“ emang tu dua orang bego
kale ma,..”kata Cheril dengan selepedan selewengan.
“ hahhhh. Kamu mau jalan sama
siapa kek terserah. Asal ingat, jangan kecantolan Cinta terlalu dalem, entar
atit hati,.. “kata sang mama meledek dan menasihati Cheril.
“ ya ela ma,.. sok tau urusan
anak muda,. Hooo!”seru Cheril tak mau kalah.
“ eh, mama kan pernah muda,
makanya mama tau urusan anak muda,.! Udah ah,mama mau ke kamar dulu yea. Capek,
mau istirahat. “kata sang mama lalu berjalan bak model ke dalam kamarnya.
Cheril hanya menggeleng-gelengkan kepalanya dan bergumam “ kasian mama gue,.
Masa Muda Tak Bahagia..” desahnya.
>>>>>>>>>>>>>
RADIT HOME’s.
Radit asyik membolak-balik majalah
otomotif yang di ambilnya dari kamar Farel beberapa menit yang lalu tanpa
permisi. Saat menemukan kertas halaman yang dicari, pintu kamar Radit langsung
terdengar di ketok seseorang.
“ bibi ya? Masuk bi,.”kata
Radit tanpa berpikir panjang. Pintu di buka dan dibaliknya adalah,.
“ heh! Loe ambil majalah gue
ya! “ tuduh Farel tanpa basa-basi.
“ wehh, sejak kapan Bi minah
berubah jadi Farel????”ragu Radit.
“ dasar Dongol! Gue emang dah
dasarnya Farel, KUPRIT! Sini Majalah gue,.! Gak modal banget sih loe,..”seru
Farel dengan geram. Majalahnya langsung di tarik bak developer. Radit hanya
bisa diam dan menggerutu. Sementara Farel langsung keluar. Tapi beberapa saat
kemudian Farel balik lagi.
“ apa lagi??! Mau aniaya
gue?!”tanya Radit dengan muka pasrah.
“ eh,. Loe kenal sama Cheril anak SMA 79?”tanya Farel lalu
perlahan-lahan menutup pintu.
“ iya. Oh yea, ini kaset loe!
“ kata Radit dengan jutek.
“ oh . thanks. (diam sejenak
menatap Kaset.) eh, kok loe berani pergi ke toko Kaset sendirian?”tanya Farel
tak percaya.
“ gue gak sendirian, tapi di
temenin.”kata Radit.
“ sama ???? hantu ?! jelas
lah, loe kan temannya hantu . “kata Farel langsung menyambar cepat.
“ iya! Berarti loe Abangnya
HANTU donk!! Hahaha! Dasar DONGOL! Gue di temenin sama Cheril.”kata Radit
meledek balik.
“ ohhhh! “kata Farel singkat
dan berlalu tak ingin menanggapi lagi. Suasana kamar Radit sejenak Sepi dan
kemudian dia lama-lama terlelap karena keheningan.
>>>>>>>>>>
SATURDAY MORNING...
Cheril melongo diam sejenak saat hendak memakaikan sepatunya. Dia berpikir bakalan apa yang dia lakukan habis pulang sekolah nanti. Terutama malam ini.
Cheril melongo diam sejenak saat hendak memakaikan sepatunya. Dia berpikir bakalan apa yang dia lakukan habis pulang sekolah nanti. Terutama malam ini.
“ ini kan malam minggu,.
Wuah! Harus cari teman keluar neh,..”gumamnya dan kemudian berteriak “ pergi ya
mam!” pamit Cheril lalu segera menyesuaikan aspal dengan telapak sepatunya.
Hari ini cheril pakai pakaian olahraga, jadi dia bebas melangkah lebar dan gak
harus angkat-angkat rok lagi. Pagi yang panas segar dan udara yang bersahabat membuat
Cheril memilih kenapa dia hari ini berjalan kaki dan pergi sekolah lebih awal.
Cheril berniat untuk menjadi remaja yang semangat dan gak mau ada lemak di
tubuhnya. Akhirnya sampai juga di depan sekolah. Cheril sejenak terdiam
memandang tullisan SMA 79 dan ukiran di antara tulisan nama tersebut. Dari
kejauhan Motor Mio Fino melaju dengan kencang lalu tak lama saat hendak
mendekati dimana posisi Cheril berdiri, terdengar suara klakson yang sangat
keras. Cheril memandang ke arah sumber suara, cheril ingin mengelak tapi semua
organ tubuhnya terasa kaku.
“ siapa pahlawan ku??..!! TOLONGGG!!!!” teriaknya dalam hati sambil
menutup matanya. Saat motor hendak mendekati tubuh cheril, tubuh cheril
langsung di Tolak hingga jatuh ke Aspal. Dia hanya memejamkanmatanya dan
bererah diri pada Tuhan. Semuanya berlalu dengan cepat, Motor mio fino hasil
modifan ini akhirnya berlalu ketika melihat sang calon korban ternyata tak
apa-apa. Radit memukul wajah Cheril diman posisi Cheril masih tertidur entah
dia beneran atau gak.
“cher,..cher.!” kata Radit
sambil menepuk-nepuk pipinya.
“ ha??! Ha..? gue ... selamat
ya?!”tanyanya dan kemudian berdiri lalu membersihkan tubuhnya dengan cepat.
“ loe? Yang nolongin
gue??”tanya dengan mata meyipit.
“ hehehe,..”radit hanya Berhehe.
“ tangan gue, LUKA!!!!”
teriak Cheril seketika. Radit hanya terdiam dan tak percaya kalau cheril bisa
teriak sekeras itu. Semua Siswa-siswi yang hendak masuk ke sekolah seketika
berhenti dan terheran-heran melihat tingkah laku Cheril yang mendadak teriak
Disko.
“ ini bukan tebing
dongol!”kata Radit lalu menarik tangannya dengan cepat. Radit membawa Cheril
masuk kedalam UKS. Karena hari ini hanya Olahraga doang, jadi Cheril bisa di
inap sementara di UKS.
“ udah gue obatin sebagai
tanda permohonan maap. So,.. utang gue Lunas kan,.??”tanya Radit dengan bego.
“ emang yang anggap utang
sapa??!”tanya Cheril seleweran dan menghembus-hembus tangannya.
“ hah! Gue ke lapangan dulu
yea.”kata Radit dengan kesal. Saat hendak di ambang pintu, Cheril langsung
menarik tangannya dan berkata “Thanks BODOH!..hihihihih”kata Cheril lalu dia
pergi berlalu ke dalan Toilet UKS. Radit hanya bengong melihat tingkah Cheril
yang dianggapnya terlalu berlebihan. Itu lah alasannya kenapa dari dulu Radit
malas dekat sama Cewek. Cewek itu kalau udah di puji, apalagi kalau udah di
bantuin gelagaknya lebay abiess!. Whatever, Radit langsung ke Lapangan dan
mengikuti senam bersama-sama murid lainnya.
-to be continue
Tidak ada komentar:
Posting Komentar