Selasa, 15 Januari 2013

COOL Part 5


         Perlu para pembaca ketahui! Vera ternyata Cuma dimanfaatin sama Adrian. Dibalik sosok kemisteriusannya itu, dia ternyata sengaja memancing Vera untuk menceritakan tentang Anya. Jujur dia suka dengan sosok Anya yang seleweran dan bisa menjaga penampilan di depan umum. Tapi sekali tau kalau orang yang dihadapinya itu masih muda atau gampang bergaul, dia gak bakalan sungkan-sungkan menjaga imagenya. Sosoknya juga cuek,malah saat Adrian dikatakan dekat dengan Nikita Anya orang pertama mengatakan langsung didepan Adrian.
                   “Masa BODOH! Dia bukan artis Hollywood! Dia bukan Kevin Lukas dan TAEMIN! Jelas beda! “kata Anya. Kata-kata itu masih terngiang di telinganya dengan tajam.
          BEnar-benar terjadi. Esoknya Kevin masuk dikelas pagi dan sontak memberikan sensasi luar biasa bagi mata-mata liar yang berkeliaran tiap pagi berusaha mencari sosok yang mereka anggap bisa memberi mereka semangat dalam perjalanan menuju jurang (mata kuliah maksudnya!).
          Break tiba, dia langsung mencari Anya duduk ditaman biasa. Namun sudah kedua kali ini dia melihat anya dengan pria berkamera disampingnya. Duduk dengan wajah datar. Dan diakui Kevin kalau gaya pria ini cool.
                   “ pagi kak Kevin?” sapa Anya dengan gembira.
                   “ pagi.” Ditariknya Anya mendekat dengannya lalu di bisikkannya kalimat yang membuat Anya terkejut.
                   “ dia pacar kamu ya?”Tanya Kevin. Seakan bisa membaca gerak-gerik Adrian berdiri dan langsung berkata..
                   “ gue pengagumnya. Bukan pacarnya. “kata Adrian dan berdiri cuek bebek. Dia tak melihat kagetnya Anya mendengar jawaban itu. Dia semakin yakin dengan perkataan Official twitter yang berkata “cowok misterius itu punya sejuta surprise!”.
          Selama perjalanan Kevin terdiam dia sesekali memandang Anya lewat pinggiran matanya. Setiap Anya mengehela nafas dia berusaha menangkap raut wajahnya. Sampai lah mereka ditempat yang mereka tuju.
                   “ ini namanya secretPLACE! “ kata Kevin. Dia kemudian melanjutkan kalimatnya. “ loe tau anya kenapa gue bawa loe kesini?”Tanya Kevin.
                   “ gak tau. Karna kakak belum kasih tau.”kata Anya.
                   “ gue suka cara loe manggil ke gue kakak. Gak ada orang di kampus manggil gue dengan sebutan kakak. Cuma elo doank.”kata Kevin dan tersenyum tipis. Anya semaki deg deg an. Sepertinya hari ini dia akan segera mengganti statis kalau dia berpacaran dengan pandangan pertamanya. Aishh!
                   “ dan cara gue istimewain loe waktu loe MOS kemarin sebagai bentuk cinta dan kasih sayang gue ke elo..”kata Kevin. Anya tak kuat lagi mendengar perkataan itu. Dia ingin memeluk badan tegap yang sedang berdiri di hadapannya. Ayo kak! Langsung GOAL kan kata-kata cinta loe! itu yang dipikirkan Anya.
                   “ gak ada orang yang pernah gue ajak kesini. Cewe gue sekalipun!”kata Kevin dengan tegas.

          Hah?! CEWE? Maksud?! Oh,..No!
                   “ jadi loe pengen tau kenapa alasan gue ajak loe kesini apa?”Tanya Kevin lagi.
                   “ iya..”kata Anya menahan diri.
                   “ hari ini, kita resmi…”
BERPACARAn!!! I Need that Word! Ouhhh!....
                   “ resmi jadi kakak adik! Loe maukan ? jadi adik gue. Meskipun kita gak sedarah. Gue pengen banget punya seorang adik.. perempuan lagi. Yahh…”kata Kevin dengan mantap. Anya pengen pingsan didalam kepalanya berantonim dengan apa yang ada. Ternyata senyum itu bukan tanda dia suka! Dia suka tapi karena gue panggil dia kakak!
OUH! BAD WORD! .. megoshhh!
         
          Selama perjalanan pulang, dia cemberut. Kevin berusaha menghiburnya tapi apalah daya. Dia sesekali akrhinya ketawa. Sampai di rumah dia langsung berpamitan begitu saja dengan Anya. Layaknya seorang kakak adik. Pfttttttttt….

ESOK PAGI…..
          Adrian udah tau cirri-ciri seperti ini. Ada sesuatu yang gak beres. Waktu break langsung di samperinnya Anya sambil membawa sekotak Cake coklat. Anya menatap kotak itu lalu menatap Adrian dengan sendu. Lingkaran panda itu ada di mata Anya.
                   “ loe kenapa? “Tanya Adrian.
                   “ gu….gue….sakit hati Drian!”kata Anya lalu menekuk kakinya dan menangis sekencang-kencangnya. Adrian sebenarnya malu tapi dia masih sempatnya mengabadikannya di kameranya. Langsung diseretnya Anya dan dibawanya ke taman belakang Kampus.
                   “ udah! Nangis disini!” kata Adrian. Anya terisak-isak hingga tissue yang dibawa Adrian tak cukup. Anya kemudian memakan cake yang di bawa Adrian setelah merasa tenaganya hilang. Lalu menangis lagi. Hari itu, Adrian mengantar Anya kembali kerumah. Begitu turun dari motor Adrian, Anya langsung menerobos pintu gerbang. Adrian sudah biasa di cuekin karena dia sadar selama ini dia sering nyuekin orang.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar